Agoda Logo

Tentang Agoda

Lihat Dunia Lebih Murah

Agoda, platform perjalanan digital, membantu semua melihat dunia lebih murah dengan penawaran terbaiknya di jaringan global 6 juta lebih hotel dan akomodasi liburan lainnya di seluruh dunia, serta penerbangan, aktivitas, dan lainnya. Agoda.com dan aplikasi seluler Agoda tersedia dalam 39 bahasa dan didukung oleh layanan pelanggan 24 jam. Berkantor pusat di Singapura, Agoda adalah bagian dari Booking Holdings (Nasdaq: BKNG) dan memiliki lebih dari 7.000 staf di 27 pasar, berdedikasi untuk memaksimalkan manfaat teknologi terbaik di kelasnya untuk membuat perjalanan Anda lebih mudah.

Laporan Tahunan Penanganan Keluhan Platform-to-Business (P2B) Agoda (EEA)

Untuk periode: 1 Januari 2022 hingga 31 Desember 2022.

Keluhan yang diterima di EEA: 1.514 dari 209.944 partner.

Keluhan yang diterima terkait dengan hal-hal berikut ini:

  • 45% terkait tarif pemesanan/harga
  • 42% terkait pembayaran
  • 11% terkait sistem/bug
  • 2% terkait status properti/konten

Kami menyelesaikan 100% keluhan pada tahun 2022, di antaranya:

  • 68% kasus diselesaikan dalam 3 hari
  • 20% kasus diselesaikan dalam 4-7 hari
  • 12% kasus perlu waktu 7 hari atau lebih untuk menemukan resolusi


Sejak Januari 2022 hingga saat ini, tidak ada kasus mediasi yang diajukan oleh mitra mana pun di EEA.

Agoda dalam Angka

7,000

Employees

39

Languages on Agoda.com

24/7

When Agoda customer support is available

2007

Year acquired by Booking Holdings [NASDAQ: BKNG]

40M+

Real traveler reviews

200+

Countries/territories with accommodation

4.5M

Hotels and homes worldwide

27

Markets with Agoda offices

2005

Year founded

Sekilas
tentang kami...
Apakah Agoda resmi?

Apa yang kami lakukan sejak 2005

Selengkapnya
Di mana Agoda berada?

Perusahaan global, berbasis di 31 pasar di seluruh dunia

Selengkapnya
Siapakah Agodans?

Berkenalan dengan tim kami yang penuh talenta

Selengkapnya
Apakah saya bisa bekerja di Agoda?

Cari tahu cara bergabung dengan tim kami

Selengkapnya
Apa yang sebenarnya ditawarkan Agoda?

Hotel, vila, tiket pesawat, dan lainnya--dengan harga terjangkau

Selengkapnya
Siapa pendiri Agoda?

Dibuat untuk traveler, oleh traveler

Selengkapnya
Apa arti "Agoda"? Apa itu Agoji?

Learn about our
branding

Selengkapnya
Apakah Agoda mendukung lingkungan dan komunitas lokal?

Sustainability

Selengkapnya

Beberapa momen penting
dalam perjalanan kami

Early 2000s
Robert Rosenstein and Michael Kenny start talking about how they can work together.
2002
Robert invests in Michael’s travel start-up and the two entrepreneurs form a partnership.
2005
Agoda.com launches in Singapore with 7,000 hotels in Asia and 33,000 worldwide.
2007
Agoda is acquired by Booking Holdings [NASDAQ: BKNG], then known as Priceline Group [NASDAQ: PCLN].
2010
Michael Kenny retires, Robert Rosenstein becomes CEO.
2012
Agoda inventory passes 200,000 hotels.
2014
Qlika, an Israeli start-up, is acquired by Booking Holdings and merged with Agoda.
2017
Agoda surpasses a major milestone in daily bookings, allowing the company to rapidly experiment and innovate.
2018
John Brown, who joined Agoda in 2012 as CPO, is appointed CEO.
2019
Agoda Flights launches
2019
Agoda launches an updated brand identity.
2020
Agoda launches new products in response to the pandemic’s impact on travel: ASQ pages for Asian cities, Go Local and Go Local Tonight for domestic stays, Easy Cancel, and Hygiene Plus.
2021
Agoda inventory reaches 2.9M hotels and homes in 56,000 cities worldwide, with a website and app in 38 languages, and customer care in 16 languages.
2022
Omri Morgenshtern becomes CEO. John Brown becomes Chairman.